Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 9

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 11

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 17

Notice: Use of undefined constant hostname - assumed 'hostname' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant username - assumed 'username' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant password - assumed 'password' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Deprecated: mysql_pconnect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant database - assumed 'database' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 4
SINEMART

Notice: Undefined index: type in /home/t42271/public_html/tv.php on line 3

Notice: Undefined index: movie_trailer in /home/t42271/public_html/tv.php on line 155
Indah Kasih Bunda

Sinopsis

 

Rainamenikah dengan Didit karena cinta.Tapi hubungan mereka tak disetujui oleh Galuh, ibu Didit. Galuh memaksa Didit untuk menikah lagi dengan wanita pilihannya, yaitu Andini. Didit menolak. Galuh pun mengusir Didit dan mengancam memutuskan semua akses keuangan Didit. Didit tak peduli dan memutuskan membawa Raina yang sedang hamil besar pergi dari sana. 

Sayang, di tengah pelarian mereka, Raina dan Didit malah mengalami kecelakaan.Didit melindungi Raina, hingga akhirnya dia koma.Raina sedih sekali dan terpaksa membiarkan Galuh menemukan mereka.Galuh menyalahkan Raina habis-habisan atas kecelakaan itu.

Tak hanya itu, akibat kecelakaan itu, Raina juga mengalami pendarahan hebat sehingga dia harus segera dioperasi agar bayinya tertolong.Galuh ternyata menolak menanggung biaya operasi Raina, kecuali kalau Raina bersedia meninggalkan Didit untuk selamanya.Raina sangat sedih.Tapi dia tahu, sebagai seorang ibu, kewajibannya adalah memastikan kelangsungan hidup anaknya.Raina pun setuju.

Raina dan bayinya akhirnya selamat.Galuh segera meminta Raina meninggalkan tempat itu untuk selamanya.Raina pun membuat rekaman suara di telepon Didit yang menyatakan bahwa dia memutuskan untuk meninggalkan Didit karena sebenarnya selama ini dia menikah dengan didit hanya karena Didit kaya. Dan karena Galuh menghapus Didit dari daftar warisan, maka tak  ada gunanya Raina jadi istri Didit. Raina kemudian hendak pergi membawa bayinya. Tapi Galuh tak puas sampai di sana. Galuh malah melarang Raina pergi membawa bayinya!  Raina sedih sekali.Raina sudah meninggalkan tempat itu saat dia kemudian tersadar bahwa dia tak mungkin berpisah dengan anaknya. Raina pun memutuskan untuk nekad dan  menculik anaknya itu secara diam-diam.

Raina nyaris saja gagal.Namun dengan ketegangan dan perjuangan yang luar biasa, Raina berhasil membawa pergi bayi perempuannya itu.Galuh marah bukan main. Tapi Andini menenangkan Galuh dan meyakinkan kalau setelah dia dan didit menikah, dia akan segera memberikan Galuh cucu yang Galuh harapkan. Dan itu lebih baik karena tak akan ada darah kotor yang mengaliri tubuh cucu Galuh. Galuh merasa hal itu ada benarnya sehingga dia pun batal mengejar Raina.

Sementara itu, Didit kecewa sekali karena merasa Raina meninggalkannya.Tapi karena rekaman suara Raina yang membuat Didit selama ini telah salah mencintai Raina, Didit akhirnya setuju menikah dan menerima wanita yang dijodohkan dengan dirinya, yaitu Andini.

Di lain tempat, Raina terharu karena dia berhasil membawa bayinya walau kini mereka harus hidup sendirian. Raina kemudian memberi nama bayinya itu Kasih, sebagai pengingat akan cinta kasihnya pada Didit yang akan selalu dia simpan dalam hati walaupun mereka harus berpisah.

Dalam perjalannya melarikan diri,Rainakemudian mendengar suara tangisan bayi.Raina mencari sumbernya.Alangkah syoknya Raina saat dia tahu suara bayi itu berasal dari sebuah kardus dalam tong sampah yang nyaris digilas oleh mesin mengangkut sampah.Raina segera lari menyelamatkan kardus itu.Tapi dia mengalami kecelakaan dan menjadi buta.Untunglah bayi itu selamat.

Raina kemudian menamai bayi perempuan itu Indah, karena Raina ingin anak itu tahu bahwa Raina tak menyesal harus kehilangan penglihatannya akan indahnya dunia demi anak itu. Raina tak pernah menyalahkan bayi itu dan menyayanginya seperti anaknya sendiri, walaupun lantaran hal itu, Raina menjadi buta.

Tahun-tahun berlalu. Indah dan Kasih pun tumbuh besar dan saling menyayangi seperti saudara kandung.Indah kerap mendengar dari semua orang betapa Raina telah mengorbankan matanya demi menyelamatkan dia. Dan Indah selalu berjanji dalam hati kalau dia akan membayar hutang budi itu, bagaimanapun caranya.

Indah tumbuh menjadi gadis yang ceria, tegar, nakal dan kuat. Sementara Kasih tumbuh menjadi gadis yang cengeng, lembut, perasa, dan mudah menangis.Indah selalu menjadi pelindung untuk Kasih. Raina hidup dari berjualan gado-gado. Sementara Kasih membantunya.Tapi Indah tahu kebutuhan mereka begitu besar dan tak mungkin dipenuhi hanya dengan berjualan gado-gado. Akhirnya Indah malah mengambil kerja serabutan jadi tukang tipu.

Sementara itu, di lain tempat, Didit dan Andini mengalami masalah besar karena ternyata Andini tak bisa punya anak. Andini dan Didit mengangkat dua orang keponakan Andini sebagai anak pancingan, yaitu Vano dan Varah.Tapi Didit dan Galuh tak menyukai mereka karena mereka sangat manja dan kurang ajar. Apalagi Galuh yang sangat ingin punya keturunan akhirnya jadi menyesal karena sudah membiarkan Raina membawa kabur anaknya. Galuh pun menyarankan kepada mereka agar mereka mencari anak Didit itu.Andini sangat syok dan tidak setuju. Tapi Galuh memaksa.Toh yang dia minta hanya mengambil anak itu kembali.Tak perlu mengambil Raina kembali. Andini pun terpaksa pura-pura setuju.

Indah kemudian bertemu dengan Didit dan Andini secara tak sengaja  dan berhasil menipu Didit dan Andini. Didit rupanya malah jadi terkesan sekali pada Indah.Sementara Andini mangkel berat.Didit menganggap Indah pintar dan cerdik. Sementara Andini menganggap Indah kurang ajar. Didit akhirnya jadi sering berhubungan dengan Indah.Tanpa pernah bertemu dengan Raina.Didit juga kemudian berkenalan dengan Kasih.Kasih sendiri sangat terkesan pada Didit.Apalagi dia merindukan sosok ayah.

Suatu hari, secara tak sengaja, Andini malah melihat Raina bersama dengan Kasih dan Indah. Alangkah syoknya Andini. Andini panic. Karena dia sebenarnya tak ingin anak Didit masuk rumah lagi. Karena dia tahu Didit sebenarnya masih mencintai Raina dan tak pernah mencintainya. Dia takut kalau anak itu dibawa masuk, lambat laun Didit akan kembali pada Raina.  Andini pun berusaha menjauhkan Didit dari Indah dan Kasih. Tapi gara-gara usahanya itu, galuh malah jadi curiga dan akhirnya tahu bahwa sebenarnya Andini sudah tahu dimana keberadaan anak Didit. Galuh marah dan memaksa Andini memberitahunya.Andini pun terpaksa setuju.

Galuh akhirnya berhasil menemukan Raina. Raina kaget sekali karena Galuh mengatakan bahwa dia akan mengambil anak Raina. Raina tentu saja tidak setuju.Tapi Galuh memaksa. Bahkan mengatakan dia tak akan segan-segan mengambil anak itu secara paksa. Dan Raina tak akan bisa berbuat apa-apa. Galuh memaksa Raina mengaku sebenarnya yang mana anak Didit? Dan kenapa anak Raina ada dua orang? Raina tak mau memberitahu dan itu membuat Galuh marah sekali.Kejadian ini disaksikan oleh Indah yang kemudian berhasil mengusir Galuh dengan akal cerdiknya. Galuh pun pergi dari sana, sambil mengancam semuanya belum berakhir.

Raina berterima kasih pada Indah. Tapi Indah yang cerdas mulai merasa ada yang ganji. Dia pun bertanya pada Raina, berarti anak Raina cuma satu orang? Lantas siapa yang sebenarnya anak Raina? Apakah dirinya atau Indah? Raina terkejut dan tak mau menjawab pertanyaan Indah itu. Indah terus mendesak. Tapi saat itu Kasih muncul sehingga Indah memutuskan untuk berhenti bertanya. RAINA gelisah, ia takut kehilangan anak-anaknya. Raina bertekad akan berjuang sekuat mungkin untuk mempertahankan kedua buah hatinya.

                                                                       

                                                                


Cast n Crew

 

ANNISA TRIHAPSARI                 

SULTAN DJORGHI                     

AQUEENA DJORGI                      

AQEELA CALISTA                      

ADITYA HERPAVI                      

IQBAL PAKULA                          

DEBBY CYNTHIA DWEI              

JOHAN MORGAN                        

MERRY MUSTAF                         

SISCA MAGDALENA                            

FIRDAUS REGALDINE                

ALEJANDRO                              

SINYO                                               

NADYA BULAN                          

 


Production Stils

 

Sutradara               :        Hanny R Saputra

Produser                :        Leo Sutanto

Cerita & Skenario    :        Serena Luna

Produksi                 :        SinemArt 

 

Lagu Tema     :  “SYAIR CINTA”

Vokal           :  “INDAH DEWI PERTIWI”

Ciptaan         :  “BIAB GINDAS

 

Produksi        : KECI MUSIK