Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 9

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 11

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 17

Notice: Use of undefined constant hostname - assumed 'hostname' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant username - assumed 'username' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant password - assumed 'password' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Deprecated: mysql_pconnect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant database - assumed 'database' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 4
SINEMART

Notice: Undefined index: type in /home/t42271/public_html/tv.php on line 3

Notice: Undefined index: movie_trailer in /home/t42271/public_html/tv.php on line 155
Dua Wanita Cantik

Sinopsis

 

Alena bagaikan mendapat mimpi buruk ketika ayah tirinya Edo berniat menjualnya pada laki-laki paruh baya untuk dijadikan gadis karaoke di Jakarta. Padahal Alena hanya berharap lulus dari SMA bisa mengejar kuliah di universitas negri. Alena sudah berusaha menolak, tapi Edo malahan memilih duit 100 juta yang disodorkan Haidar sebagai ganti rugi untuk Alena. Adalah Kirana, ibunya Alena, sangat terpukul karena melihat anaknya dijual oleh suaminya sendiri! Kirana berusaha untuk mencegah, tapi tidak bisa. Kirana hanya bisa menangis melihat anaknya dibawa ke Jakarta.

Namun Alena tidak pasrah begitu saja. Alena mencari kesempatan untuk kabur dari mobil Haidar. Dan kesempatan itu datang ketika di perempatan Jakarta, sebuah mobil di samping mobilnya. Alena meminta pertolongan tanpa suara. Adalah Galang sedang menyetir, melihatnya. Galang melakukan aksi heroik dengan mengejar mobil tersebut karena yakin kalau perempuan tadi sedang meminta bantuan. Perkelahian pun terjadi karena para centeng tidak mau membiarkan Galang membebaskan Alena. Namun Alena berhasil kabur dari Haidar ketika Galang melawan para centeng. Haidar benar-benar kesal karena perempuan seharga 100 juta hilang di depan matanya.

Alena ketakutan seorang diri di jakarta, apalagi tidak ada teman, atau saudara. Galang sempat menyadari arah kepergian Alena, sehingga mencarinya. Alena tidak menyadari kalau yang mencarinya adalah penolongnya, sehingga Alena malah bersembunyi.

Alena tidak tahu harus hidup dimana, karena tidak mengenal Jakarta. Alena juga tidak berani balik ke kampungnya, karena pasti akan dapat masalah dari Edo. Alena merindukan Ibunya.

Kirana juga merindukan Alena. Kirana menyesali karena sudah menikah dengan lelaki yang tega menjual anak Kirana demi uang. Edo sebagai suami langsung tersinggung dan ringan tangan kepada Kirana. Kirana tersiksa lahir dan batin, tidak menyangka harus kehilangan anaknya dengan cara begini. Tapi Kirana tidak menyerah, tanggung-jawabnya sebagai ibu untuk mencari anaknya di Jakarta. Kirana pun nekat melawan Edo dan merebut semua uang yang didapat Edo untuk dibawa ke kota. Edo benar-benar marah dengan pembangkangan Kirana sehingga bertekad akan menghabisi istrinya yang berani melawannya.

Yang dikuatirkan Kirana memang beralasan. Alena tidak mengenal Jakarta. Apalagi Alena tidak memiliki uang. Jakarta itu kota yang keras. Karena Kirana pernah merasakannya dulu, ketika menjadi pembantu di rumah keluarga Surya, sampai Kirana terjebak cinta dan janji manis Surya  untuk dinikahi setelah hamil. Namun semuanya sia-sia karena Surya menyetujui perjodohannya dengan Laura.

Alena merasa setidaknya hidupnya akan lebih aman ketika lepas dari tangan Haidar. Namun Alena tidak menyangka malah jatuh ke sarang macan ketika menjadi korban tertabrak dari balapan mobil liar yang dilakukan Jelita dan Angel. Jelita yang menyerempet Alena sehingga Alena terpelanting dan pingsan membuat Jelita ketakutan, sehingga meminta Bara, pacarnya, untuk menutupi masalah tersebut karena tidak mau berurusan dengan polisi. Bara pun membawanya pulang, karena kalau dibawa ke rumah sakit pasti akan ditanya tanya oleh pihak rumah sakit.

Sebenarnya Bara memang hidung belang, tergiur melihat kemolekan Alena. Bara memang berniat meniduri Alena, tapi beruntung Alena terlanjur bangun ketika akan diperkosa Bara, sehingga Alena menampar Bara. Bara tersinggung dengan sikap Alena, namun Alena malah mengunci diri dikamar mandi, karena kuatir diperkosa Bara. Bara geram karena usahanya gagal, dan memastikan kalau Alena tidak akan bisa pergi dari sini. Orang kampung tapi berani menamparnya!!

Alena berusaha untuk mencari cara kabur dari rumah tersebut. Alena merasa hidup di jalanan akan lebih aman daripada di rumah lelaki bejad seperti Bara. Alena setelah berusaha mati-matian, akhirnya bisa keluar dari rumah tersebut. Sayangnya, saat Alena mau kabur, Alena tertangkap basah oleh Haidar. Alena jadi tidak berkutik, karena ternyata terjebak di rumah lelaki yang sudah membelinya dari ayah tirinya! Alena ketakutan karena berada di sarang macan, di tengah-tengah dua laki-laki yang berbahaya. Namun Haidar tidak mengijinkan Bara apa-apain Alena, karena ini barang mahal. Haidar berniat menjual Alena nanti malam, buat menemani orang penting, sehingga bisa mendatangkan uang buat Haidar.

Alena sangat ketakutan.

Sementara itu Kirana dalam perjalanan ke Jakarta, malah jadi korban pembiusan lewat minuman sehingga Kirana kehilangan semua uang dan barangnya. Kirana baru sadar ketika di terminal masih setengah sadar. Kirana hanya bisa meratapi nasibnya, karena percaya sama perempuan yang dikiranya baik baik saat dalam perjalanan. Polisi ingatkan Kirana kalau waspada itu penting apalagi dari orang yang tidak dikenal. Kirana hanya bisa membuat laporan. Kirana makin terjepit hidupnya, sudah berpikir untuk mencari Surya. Namun Kirana jadi serba salah, karena selama ini Alena melarikan diri dan sembunyi di kampung sampai dinikahi oleh Edo, karena hampir dihabisi orang saat hamil dulu, yang mengaku-ngaku suruhan Surya. Kirana tidak menyadari kalau sebenarnya  Surya malah sudah bertemu dengan Alena.

Alena sendiri juga tidak menyadari kalau lelaki yang disuruh Haidar untuk ditemani adalah ayah kandungnya sendiri. Alena sudah mengira Surya lelaki yang bejad, karena mau membayar mahal untuk menidurinya. Alena sudah memilih untuk melawan kalau Surya sampai macam-macam. Tapi ternyata Surya tidak menyentuh Alena sama sekali. Surya hanya butuh teman bicara. Alena masih belum bisa percaya sama Surya, karena bisa saja ini cara Surya membuatnya tidak waspada. Tapi Surya benar-benar tidak menyentuhnya. Alena jadi penasaran dengan masalah hidup Surya karena Alena dalam hati merasa kalau Surya memang tidak jahat, tapi Alena tidak mengerti buat apa Surya mau bayar Haidar sampai 25 juta, kalau tidak berniat menidurinya?

Surya merasa aneh karena merasa ada rasa ketertarikan untuk mengenal Alena. Tapi sebelum Surya mengetahui latar belakang keluarga Alena, di apartemen tersebut sudah terjadi penggerebekan yang dilakukan Laura. Laura menangkap basah suaminya ternyata sudah tergoda sama anak bau kencur.  Laura tidak berhenti memarahi Alena, tapi bahkan menamparnya. Surya mau jelasin, tapi Laura sudah bicara sama Haidar, jadi tidak perlu ngeles.  Surya berusaha untuk mencegah Laura yang ingin menarik Alena karena sudah berani mengganggu suami orang! Laura akan kasih Alena pelajaran karena berani mengganggu rumah  tangganya. Alena tidak berkutik ketika diseret Laura pergi.

Dan ternyata Alena dimasukkan ke penjara oleh Laura! Alena sudah menangis-nangis kalau tidak menjual dirinya. Alena asal dari kampung, dipaksa begini. Tapi Laura tegaskan kalau Alena ini seperti perempuan lain, cabe-cabean, pasti berniat minta duit. Namun ketika Alena dimintain alamat dan nama orang tua Alena, Alena malah tidak berani bicara, karena kuatir sama saja hidupnya akan sengsara. Edo pasti akan mengembalikannya kembali ke Haidar. Alena pun harus merasakan dinginnya tahanan!

Perkara perselingkuhan Surya dengan Alena ternyata berbuntut panjang, karena Laura tidak terima. Surya pun terang-terangan ungkapin kalau memang mencintai Kirana. Dari dulu tidak berubah. Laura sangat terluka perasaannya. Tanpa mereka menyadari kalau Jelita mendengar pertengkaran tersebut. Jelita sakit hati sekali karena mengetahui ayahnya pernah memiliki anak dari perempuan lain yang bernama Kirana. Tapi Jelita jadi makin terkejut karena Laura menegaskan pada Surya kalau memang anak itu sudah mati! Jelita tidak menyangka kalau ibunya ternyata sekejam itu.

Jelita benar benar tertekan, sehingga menemui Bara. Tapi Jelita malah terkejut melihat Bara ternyata laki laki brengsek yang malah berduaan dengan Angel. Dengan dalih apapun, Jelita tetap menganggap Bara bajingan! Tapi lagi-lagi Bara pintar meyakinkan Jelita. Jelita memang rapuh dibalik kesombongannya, karena Jelita memang korban rumah tangga broken home. Angel benar benar cemburu, tapi tidak bisa berbuat apa apa karena statusnya hanya sebagai ‘teman tapi mesra’ nya Bara.

Sementara itu Galang tidak bisa melupakan Alena. Galang yang terus-menerus teringat tentang Alena. Entah kenapa Galang juga tidak mengetahuinya kenapa bisa peduli. Galang meminta bantuan Radit untuk mencari tahu tentang Haidar. Radit yang terbiasa fotografi dan jurnalis jalanan (suka meliput yang menurutnya asyik untuk dishare di berita portal), sehingga bisa dengan mudah mendapatkan informasi. Bahkan berita tentang ‘perselingkuhan Surya dengan wanita ABG yang berusaha ditutupi oleh keluarga Laura’ masih bisa didapatnya. Dan itu semua menyangkut dengan Haidar. Galang jadi penasaran dengan perempuan ABG. Jangan-jangan perempuan waktu itu?

Galang pun mencari tahu ke kantor polisi, dan beneran menemukan Alena. Galang terkejut, tidak menyangka kalau Alena ternyata perempuan yang seperti dituduhkan. Alena mengenali penolongnya waktu itu, minta Galang percaya padanya. Galang tidak mungkin bisa percaya sama Alena karena Alena tidak menjelaskan apapun. Alena memang tidak bisa cerita masa lalunya dan latar belakang keluarganya. Galangpun meninggalkannya. Alena benar-benar terpuruk karena hanya bisa menjalani nasibnya di penjara.

Sementara itu Kirana tidak punya pilihan lain, akhirnya  ke tempat Surya. Kirana masih ragu apa Surya masih tinggal disana. Kirana hanya ingin memastikan apa Surya mau meminjaminya uang, karena Kirana butuh uang untuk hidup di Jakarta mencari anaknya yang dijual Edo. Tapi sebelum Kirana mengetahui Surya masih disana atau tidak, Laura malah melihat Kirana. Laura benar-benar marah, ternyata Kirana masih berani sekali mencari Surya. Laura merasa terancam rumah tangganya dengan Surya, sehingga Laura menyuruh tangan kanannya, Burhan, untuk menghabisi Kirana.

Burhan sebenarnya dulu yang pernah disuruh menghabisi anak Kirana saat Kirana melahirkan tapi Burhan tidak tega dengan bayi tersebut, akhirnya menyuruh Kirana pergi dan tidak pernah muncul. Burhan kali ini benar-benar sudah marah karena kehadiran Kirana akan membuat hidupnya terancam kalau ketahuan dulu sudah melepaskan bayinya Kirana. Kirana ketakutan karena akan dihabisi Burhan, sehingga melarikan diri. Disaat itulah Kirana sembunyi di pekarangan rumah Angel. Angel tadinya mengira kalau Kirana ini pembantu dari yayasan yang sudah dipesannya. Angel suruh Kirana langsung kerja. Kirana yang tidak tahu menahu, mengikuti saja karena memang ini tempat yang cocok untuknya. Tapi ternyata pembantu asli datang. Kirana dianggap ingin menipu Angel, tapi Kirana memohon sama Angel, untuk kerja, butuh tempat tinggal, dan bersedia dibayar murah. Asal bisa tidur dan kerja. Angel sebenarnya sudah cocok sama kerjaan Kirana, akhirnya membiarkan Kirana kerja disitu. Kirana lega karena ada kesempatan untuk tinggal di Jakarta dan bisa mencari anaknya yang hilang.

Sementara itu Alena malah jadi beban pikiran Galang. Galang ingin tidak mempercayai Alena, tapi kenapa perasaan Galang malah mengatakan sebaliknya. Sikap misterius Alena, dan kecemasan dan ketakutan Alena saat ditemuinya, membuat Galang jadi ingin membebaskan Alena, tapi ternyata terlambat. Haidar sudah lebih dulu menjamin kebebasan Alena.

Alena lagi-lagi masuk kandang macan, karena harus tinggal di rumah Haidar. Haidar mengaggap kalau Alena sepertinya bisa jadi tambang emas, karena Surya ngasih duit banyak untuk membebaskan Alena. Haidar pastikan kalau Alena tidak akan pernah bisa pergi dari rumahnya. Sementara itu Bara jadi tertantang untuk menaklukkan Alena, karena selama ini tidak ada perempuan yang pernah menolaknya. Semua perempuan yang didekatinya pasti akan tertarik. Tapi Alena lagi lagi menghadiahinya dengan tamparan ketika Bara mencoba kurang ajar dengannya. Bara benar-benar murka, malah berubah jadi membenci Alena. Bara malah memmperlakukan Alena lebih rendah dari pembantu. Alena hanya bisa menangis, dan tidak berkutik.

Sedangkan rasa penasaran Galang, diam-diam malah membuatnya jadi ingin semakin mengenal Alena. Tapi Galang tidak tau gimana mencarinya. Karena Alena termasuk misterius, karena tidak ketahuan ada dimana. Namun keinginan kakaknya, Fanya (30) untuk menjodohkan Galang dengan Jelita, membuka kesempatannya mencari tahu soal Alena lewat perkenalannya dengan Surya.

Fanya sebagai kakak sekaligus orang tua bagi Galang, tentu ingin Galang mendapat perempuan terbaik. Fanya selama ini sudah kerja keras ketika hidup mereka terlantar, dan Fanya yang membanting tulang sampai Galang bisa membuka bisnis bengkelnya, tentu ingin sekali Galang jadi mapan kalau jadi menantu Laura. (background Fanya mengenal Laura dari komunitas sosialita. Fanya memang selalu berutang sana sini agar bisa beli berbagai barang mahal untuk eksis sebagai sosialita, padahal keluarga Fanya bukan dari keluarga kaya. Sementara ini backgrond keluarganya Galang tidak diungkap, nantinya akan dibuka siapa Galang dan Fanya, yang sebenarnya anak pengusaha kaya yang pernah dibawa kabur sama pembantu)

Galang semakin dekat dengan Surya, sebenarnya ingin mengorek siapa Alena sebenarnya karena Surya pernah bersama dengan Alena sebelum Alena tertangkap. Tapi Fanya dan Laura yang sama sama ingin menjodohkan Galang dan Jelita jadi senang karena itupertanda Galang ada ketertarikan dengan perjodohan itu. Padahal Jelita juga tidak tertarik sama Galang karena sudah memiliki kekasih, yaitu Bara yang dipacarinya secara backstreet.

Kehadiran Alena dalam hidup Bara, membuat Jelitajadi geram.Jelita menyadari sifat playboy Bara, sehingga merasa insecure dengan kehadiran Alena di rumahBara. Tapi Jelita tidak bisa menekan Bara, karena terlalu cinta sama Bara. Satu-satunya yang bisa dilakukannya meminta pendapat dari Angel yang dianggapnya kenal sekali dengan watak Bara.Tentu Angel sangat senang dengan kehadiran Jelita yang malah berbalik menganggapnya teman karena Jelita merasa sama sama korban Bara dengan adanya kehadiran perempuan muda di dekat Bara. Angel dengan cerdiknya memainkan perannya agar terkesan membantu Jelita, tapi sebenarnya malah ingin membuat Bara salah paham dan putus dengan Jelita.

Dengan mulai kedekatan Angel dengan Jelita tersebut, malah mulai membuka rahasia masa lalu Surya ketika Jelita mengetahui pembantu yang kerja di rumah Angel bernama Kirana. Jelita jadi mulai mencari tahu soal Kirana, apa memang perempuan yang ada di rumah Angel tersebut adalah perempuan yang sama dengan yang pernah ingin menyakiti perasaan mamanya.

Dengan terkuaknya rahasia tersebut. Jelita mulai berubah kejam pada Kirana. Apalagi ketika mengetahui dari Angel kalau Kirana sedang mencari anaknya yang hilang. Jelita jadi makin insecure karena saudara tirinya itu mash hidup dan kemungkinan  akan merebut semuanya darinya. Jelita pun mulai mencari tahu.

Sementara Alena sedang merasakan neraka di rumah Bara, karena Bara memperlakukannya dengan tidak manusiawi. Alena hanya berharap bisa pergi dari sana, tapi kehadiran Edo membuat Alena jadi semakin tidak berkutik. Apalagi Edo mengancam akan menghabisi Kirana kalau Alena mendatangkan masalah untuknya.

Edo jadi orang kepercayaan Surya untuk mengawasi Alena karena Alena adalah tambang emasnya. Haidar memang selalu mencari berbagai alasan di depan Surya untuk mendapatkan uang. Dan Surya memang selalu memberikan karena Surya merasa bersalah Alena jadi terkena masalah besar akibat  dirinya. Edo tentu saja senang karena sering kecipratan duit dari Surya.

Hidup Alena seperti terpenjara. Hanya ada airmata dan tekanan. Radit bahkan bisa melihatnya ketika tanpa sengaja bertemu di minimarket. Radit jadi tertarik dengan misteriusnya Alena, sehingga candid beberapa kali. Bahkan Radit terus mengikuti Alena yang pergi bersama Edo tersebut sampai mengetaui tempat tinggal Alena. Radit jadi makin penasaran karena perempuan tersebut tinggal di rumah Haidar.

Radit sering memata-matai, memfoto Alena. Ada ketertarikan yang tidak bisa dijelaskannya, tapi Radit semakin ingin mengenal Alena, sampai akhirnya bisa berkenalan. Radit memang tidak tahu kalau sebenarnya perempuan di depannya ini yang sudah membuat Galang selalu kepikiran.

Alena terlihat lega karena masih melihat ada orang baik yang dikenalnya. Alena pun mulai berteman dengan Radit, tapi tentu dengan kucing-kucingan dari keluarga Bara dan Edo. Lewat Radit, Alena bisa melihat Jakarta. Karena setiap apa yang diinginkannya untuk diketaui, Radit menunjukkannya lewat rekaman di kamera dan video. Radit pastikan suatu hari nanti akan membawa Alena pergi melihat tempat-tempat yang  ingin Alena kunjungi.

Hidup Alena jadi semakin dalam masalah, ketika Jelita sering bertemu dengannya. Jelita tidak segan-segan menyakiti Alena karena dianggap sudah menggoda Bara. Alena awalnya tidak tahu kenapa Jelita membencinya. Sempat Alena mengira kalau kesalahpahaman Jelita soal Bara. Alena sempat menasihati Jelita tentang watak Bara. Tapi Jelita menangkapnya jadi beda, mengira kalau Alena mengatakan itu agar Jelita putus dengan Bara.

Namun tekanan dan siksaan dari Jelita tersebut, entah kenapa Alena hampir selalu mendapatkan pertolongan dari Galang. Takdir seperti selalu mempertemuan Galang dengan Alena, seolah memang Galang sebagai sosok penolong bagi Alena. Tapi mereka selalu tidak bisa berkenalan. Walapun begitu, Alena merasa dekat dengan Galang. Galang dianggap malaikat penjaganya. Alena merasa kalau masih bisa melewati masalah demi masalah, karena Allah sudah memberinya penolong. Alena merasa masih bisa memikul beban masalahnya yang bertubi-tubi.

Tapi Alena jadi semakin dalam bahaya, ketika rahasia masa lalunya akhirnya diketahui oleh Jelita dan Laura. Alena semakin terancam...

Bagaimanakah kisah selanjutnya? 


Cast n Crew

 

NIKITA WILLY                           

OCHI ROSDIANA                      

REZKY ADITYA                          

DONNY MICHAEL                       

EVA ANINDITHA                       

OMAR DANIAL                          

AUDI MARISSA                         

MERIAM BELLINA                      

TEUKU RYAN                            

VIRA YUNIAR                                     

SULTAN DJORGHIE                   

ANWAR FUADI                          

 


Production Stils

 

Sutradara               :        Umam AP

Produser                :        Leo Sutanto

Cerita & Skenario    :        Hilman Hariwijaya

Produksi                 :        SinemArt 

 

Judul Lagu     : Angin

Penyanyi       : Nikita Willy

Pencipta        : Charly Van Houten

Produksi        : Pelangi Records