Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 9

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 11

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 17

Notice: Use of undefined constant hostname - assumed 'hostname' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant username - assumed 'username' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant password - assumed 'password' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Deprecated: mysql_pconnect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant database - assumed 'database' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 4
SINEMART

Tukang Bubur Naik Haji : Tak Ada Pemeran Utama

Awal cerita Tukang Bubur Naik Haji The Series berpangkal pada tokoh Sulam yang diperankan oleh Mat Solar. Sulam yang berprofesi sebagai tukang bubur digambarkan memiliki sifat baik hati, sabar, dan murah senyum. Inilah yang membuat Sulam mendapat kesempatan berangkat berhaji ke Mekah. Namun, di pertengahan syuting berlangsung, Mat Solar menyatakan mengundurkan diri. Kini, di tengah prestasi Tukang Bubur Naik Haji The Series yang sudah mencapai 1.000 episode lebih, pemirsa dibikin gemas dan rindu pada banyak tokoh.

Tidak ada habisnya membicarakan fenomena Tukang Bubur Naik Haji The Series. Pertama, tentu lantaran prestasi jumlah episode yang telah ditayangkan di RCTI. Hingga pekan ini saja, sinetron yang disutradarai oleh Ucik Supra ini, telah mencetak 1070 episode lebih.

Jumlah episode ini mengalahkan prestasi yang ditorehkan sinetron yang lahir dari rahim rumah produksi yang sama, yaitu Putri Yang Ditukar (676 episode). Tukang Bubur Naik Haji The Series dan Putri Yang Ditukar, juga sama-sama pernah meraih prestasi sebagai drama terfavorit versi Panasonic Gobel Awards.

Kedua, hal unik lainnya, sejak tokoh Haji Sulam ditiadakan, produser melalui skenario yang ditulis Imam Tantowi, membagi porsi peran ke banyak tokoh. Tak ada peran sentral, namun hampir semua tokoh memiliki karakter kuat dalam menyampaikan pesan tentang nilai-nilai kehidupan. Misalnya Haji Muhidin (Latief Sitepu), Rumana (Citra Kirana), dan lain-lainnya.

Hal itu juga diakui oleh Ucik Supra selaku sutradara Tukang Bubur Naik Haji The Series. Ucik dibantu oleh sejumlah co-director yang terbagi dalam beberapa tim dalam menjalani syuting setiap hari. Ucik mengatakan setelah pengunduran Mat Solar di sinetron ini memang tak ada pemain utama.

Bahkan seluruh pemainnya diberikan kebebasan mengembangkan karakter serta kepribadian saat berakting. "Jadi kalau ada yang bilang di sinetron ini ada pemeran utama, jelas itu bohong," katanya, beberapa waktu lalu.

"Memang benar tak ada pemeran utama di sinetron ini. Siapa juga bisa menjadi tokoh sentral di setiap episode tergantung kebutuhan cerita.. Dan itu bisa berbeda-beda di setiap hari," kata Andi Arsyil Rahman Putra, pemeran Robby dalam Tukang Bubur Naik Haji The Series.

Arsyil bermain dalam sinetron ini sejak episode-episode awal. "Ini sinetron stripping pertama saya dengan porsi adegan banyak. Kalau dulu itu, saya hanya main film dan sinetron musiman khusus spesial Ramadan," tambah Arsyil.

Pengalaman syuting setiap hari, sejak pertengahan tahun 2012, membuat Arsyil memiliki banyak ilmu berakting. Selain bimbingan sutradara dan co-director, ilmu itu juga didapat Arsyil dari para senior, seperti Nani Wijaya dan lainnya, di sela-sela syuting. 'Tambah ilmu, tambah pengalaman dan tambah teman gara-gara Tukang Bubur Naik Haji The Series," kata Arsyil sambil terbahak. Lho, juga tambah penggemar dong.

 

(C&R, Episode 807, 12-18 Februari 2014)