Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 9

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 11

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 17

Notice: Use of undefined constant hostname - assumed 'hostname' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant username - assumed 'username' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant password - assumed 'password' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Deprecated: mysql_pconnect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant database - assumed 'database' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 4
SINEMART

Rezeki Dewi di Bulan Suci

Dewi Sandra sempat tak percaya ketika kembali diajak berperan sebagai Hana di Catatan Hati Seorang Istri Season 2. Setelah hampir satu tahun dan 11 kali revisi naskah skenario, Dewi akhirnya mantap menerima tawaran tersebut Inilah satu-satunya judul sinetron yang ia bintangi setelah mengenakan hijab. Kehadirannya di CHSI seakan menjadi rezeki Dewi saban Ramadan tiba.

Ketika sinetron Catatan Hati Seorang Istri (CHSI) pertama berakhir29 Desember 2014 lalu, Dewi Sandra merasa plong. Maklum, kesibukannya selama 274 episode akhirnya mencapai puncaknya. Dewi kala itu memutuskan untuk istirahat. Banyak hal yang akan dilakukan untuk menikmati hidup, seperti mengurus rumah, suami, traveling, dan belajar agama. Apalagi dalam pikiran Dewi, perannya sebagai Hana sudah berakhir.

Maka saat sang sutradara, Maruli Ara, tiba-tiba meminta Dewi kembali gabung untuk melanjutkan cerita CHSI, perempuan berusia 36 tahun ini mengaku kaget. Dewi sempat tak percaya, kalau CHSI dengan sosok sentral Hana di dalamnya bisa dilanjut. Namun Maruli meyakinkan, Hana masih bisa menjadi tokoh utama. Hampir setahun waktu yang dibutuhkan Dewi, termasuk bolak-balik beberapa kali revisi skenario, hingga Dewi yakin ia mesti terlibat di dalamnya.

Banyak Tantangan

Banyak alasan Dewi untuk bisa kembali gabung di CHSI season 2. Hal terpenting adalah sinetron ini banyak memiliki pesan-pesan positif, lantaran ceritanya mirip dengan problematika yang dihadapi para perempuan umumnya. Menurut Dewi, ada kedalaman cerita, dan tak semata sinetron yang berkisah soal cinta belaka. Dewi berharap, pemirsa yang menyaksikan bisa mengambil hikmah atau jalan keluar dari masalah, setelah melihat CHSI2.

Namun tantangan terberat pertama adalah soal izin Agus Rahman, sang suami. Usai menuntaskan CHSI pertama, Dewi sebetulnya sudah rida, jika tidak diizinkan kembali untuk main sinetron. Selama hampir 1,5 tahun ia fokus mengurus suami. Tak disangka, Agus memberi lampu hijau. Bahkan satu ketika, Agus menjenguk Dewi ke lokasi syuting, sekadar mengantar makanan yang telah dibuat mertuanya.

Kelar soal izin suami, Maruli memberi tugas berat Dewi, untuk menurunkan berat badannya sebanyak lima kilogram dalam waktu seminggu. Tidak ada pilihan, Dewi akhirnya memilih diet General Motors (GM). Ini diet yang diterapkan GM untuk karyawannya, agar terlihat sehat. Caranya, dengan memakan selang-seling berbagai jenis makanan, dan Dewi berhasil.

"Padahal saya sempat berpikir, apa gunanya tampil lebih kurus? Sosok Hana setelah sekian tahun berselang agak gemukan sedikit tidak apa toh? Tapi Bang Maruli tidak mau kompromi," kata Dewi.

Tokoh-tokoh baru yang kemudian muncul di CHSI 2, semakin membuat Dewi Sandra bersemangat untuk berada di lokasi syuting. Taruhlah kehadiran Dinda Kanya Dewi, yang dikenal sebagai pemain watak di sinetron Cinta Fitri. Begitu juga Dude Harlino dan Rionaldo Stockhorst. Saat tayang perdana 16Mei 2016 lalu, terbukti CHSI2 duduk di peringkat kedua setelah sinetron Anak Jalanan dilihat dari segi rating.

Ikon Baru

Kehadiran Dewi Sandra di CHSI saban Ramadan tiba, memang berpotensi menjadi ikon baru sinetron Ramadan, seperti halnya sinetron Para Pencari Tuhan yang dibuat berjilid-jilid. SinemArt sebagai production house yang menelurkan CHSI tak menutup kemungkinan itu. Apalagi tak hanya soal cerita yang dirasa dekat dengan persoalan para ibu-ibu mayoritas pemirsa CHSI.

Sejak populer sebagai Hana, gaya hijab Dewi Sandra juga jadi trend, dan biasa disebut sebagai jilbab Hana. Ibu-ibu muda banyak yang meniru, dengan modifikasi namun tak lepas dari style dasar hijab model Hana.

Dewi sendiri mengaku senang. Apalagi separuh hijab yang dipakai di CHSI2 berasal dari koleksi pribadi. "Sisanya dari bagian wardrobe," kata Dewi.

Hal terpenting yang diambil Dewi dari perannya memang soal pelajaran untuk bisa bersikap seperti Hana. Di situ, Hana diceritakan tidak kunjung memiliki momongan. Kondisi yang juga sedang dialami Dewi. Bagaimana solusi yang ditawarkan dalam setiap masalah, semakin memperkaya pengetahuan Dewi untuk menghadapi dunia nyata. "Ibaratnya, peran ini juga jadi bahan introspeksi buat saya," kata Dewi.

Peran Hana yang berulang kali disakiti tapi tetap sabar dan bertahan, juga menjadi kekuatan tersendiri. Di sisi lain, lewat peran inilah eksistensi Dewi Sandra setelah memutuskan memakai hijab semakin diperhitungkan, terutama di dunia akting, setelah sebelumnya ia eksis sebagai penyanyi.

"Alhamdulillah kalau akhirnya bisa diterima penonton. Keputusan saya untuk bermain, terbukti tidak sia-sia, setelah sebelumnya sempat bimbang, lantaran ingin lebih banyak waktu buat keluarga saat Ramadan," tandas Dewi.

Sebelum berhijab, Dewi dikenal sebagai penyanyi dengan ciri khas berpenampilan seksi. Saat rumah tangganya dengan Glenn ambruk, dan ia ditinggal pergi orang tua untuk selama-lamanya, Dewi mulai melirik Tuhan. la sempat meminta Tuhan untuk memberinya jawaban, agar bisa terbebas dari beban berat. Seraya membuka Al-Quran secara acak, Dewi berjanji, apapun surat yang dibaca akan dilaksanakan.

"Ternyata saya membuka surat yang menyuruh perempuan menutup aurat," kata Dewi. Tantangan pertama memang soal job, setelah mengenakan hijab. Namun justru setelah hidupnya berevolusi secara drastis, rezeki Dewi semakin lancar, terutama saat bulan Ramadan tiba. Salah satunya dengan menjadi tokoh sentral di sinetron Catatan Hati Seorang Istri.

 

(Cek & Ricek, Edisi 928, 8-14 Juni 2016)