Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 9

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 11

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 17

Notice: Use of undefined constant hostname - assumed 'hostname' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant username - assumed 'username' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant password - assumed 'password' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Deprecated: mysql_pconnect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant database - assumed 'database' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 4
SINEMART

Anak Jalanan : Kedekatan Abah-Raya dan Geng Abah

Hubungan Abah Rama (Fathir Muchtar) dengan sang putri, Raya (Raya Kitty), serta kehadiran geng berondong tua, Dudung, Diding, dan Dadang, membuat jalan cerita Anak Jalanan, kian seru dan menarik. Tingkah lucu Geng Abah, lengkap dengan polah konyol gengnya, dibalut dengan dialog dan guyonan khas Sunda yang kental, membuat Anak Jalanan jadi tidak membosankan.

Alkisah, Abah Rama, yang diperankan oleh aktor Fathir Muchtar, adalah ayah Raya, yang dibintangi Raya Kitty. Sebelumnya, Abah yang datang dan berasal dari Bandung, Jawa Barat, hijrah ke ibu kota untuk menemani sang putri, Raya, yang tinggal sendiri. Selang beberapa lama kemudian, tiga teman Abah, Dudung, Diding, dan Dadang, ikut menyusul dan membantu menemani Abah membantu bekerja di bengkel motor Abah.

"Awalnya hanya Dudung yang pertama kali membantu di bengkel. Namun, Diding dan Dadang juga ikut jejak Dudung pindah ke Jakarta," tukas Fathir.

Ketika ketiganya datang ke Jakarta, secara keseluruhan penampilan Dudung dan dua temannya seperti kumpulan anggota geng motor gede. Mengenakan jaket kulit hitam, penutup kain yang diikatkan di dahi, serta ditunjang penampilan khas  bikers sejati, sosok mereka benar-benar terlihat sangar.

Diketahui, saat mereka masih remaja atau muda, mereka bersama Abah Rama, adalah anggota geng motor gede. Mereka punya nama besar di kalangan anggota geng motor gede, kala itu. Namun kedatangan Dudung dan teman-temannya ke Jakarta karena mengaku sudah tobat dan ingin mencari kegiatan lain. Bahkan mereka sudah tak menyukai aktivitas anak geng motor, yang menurut mereka, sudah tak cinta damai dan anti kekerasan.

Tapi jangan salah. Meski mereka sudah bertubuh tambun dan 'berumur', kemampuan mereka berkendara dan jago bela diri masih jempolan. Ke mana-mana mereka selalu mengendarai motor gede. Sementara di sisi lain, geng Abah ini memiliki musuh bebuyutan. la adalah Bang Kobar, yang diperankan Adjie Pangestu. Kobar adalah pendiri geng Black Cobra. Mereka merekrut beberapa anak geng motor sempalan Geng Srigala dan Warrior.

Sebut saja Alex (Cemal Faruk), mantan anggota geng Warrior. Alex mendapat amanah sebagai ketua Black Cobra dari Kobar. Di sini, peran Dudung, Diding, dan Dadang, tak bisa dianggap sebelah mata. Peran kocak khas logat Sunda mereka, kian menjadi perhatian dan ditunggu penggemar sinetron ini. Saban hari pun, mereka kerap muncul di tiap episode.

Pertama, Dudung (Firman Maliksyah) sebelumnya pernah tampil di sinetron kolosal. Dudung juga yang paling dekat dengan Raya karena sering menjemput ke sekolah. Di sisi lain, ia jatuh hati ke Nadia (Ramita Nasution), asisten Ibu Rengganis (Devi Permatasari). Nadia ternyata juga menyukai Dudung sejak pertama kali ia ditolong.

Kedua, Diding (Bobby Saleh Malik) berkepala plontos sekaligus duda. la kesengsem dengan Sri, asisten rumah tangga Boy (Stefan William). Sri menyambut kehadiran cinta Diding.

Ketiga, Dadang (Aldo Bamar), sahabat Abah paling kalem dan suka menengahi jika teman-temannya berselisih atau bertengkar. Ketimbang dua temannya, Dadang adalah bintang sinetron yang sering muncul. Sebelumnya, Aldo pernah membintangi beberapa film dan FTV. Solidaritas dan kedekatan Dudung Cs dengan Abah dan Raya, juga mengikuti jejak hubungan ayah-anak, Abah dan Raya. Dalam sehari-hari, Abah begitu menjaga betul putri kesayangannya, Raya. Termasuk mengawasi anaknya berpacaran dengan Mondy (Immanuel Caesar Hito).

"Pokoknya mereka enggak boleh saling menempel. Apalagi kalau boncengan di motor, harus jaga jarak aman," ujar Raya.

Alhasil, jargon 'jaga jarak aman' sudah menjadi senjata jitu Abah di sinetron ini. Jargon ini juga berlaku untuk pasangan di peran-peran lain, seperti Boy dan Reva, atau lyan dan Melly, dan lainnya. Ternyata kedekatan ayah-anak, tak hanya terjadi di lokasi syuting. Di luar pengambilan gambar, rupanya mereka sudah saling dekat.

"Sudah seperti ayah dan anak asli. Dekat banget sejak awal, chemistry nyambung. Malah, istri Abah aku panggil Ambu. Di luar syuting, paling sering manggil sebutan 'Abah' ketimbang nama asli," kata Raya.

Saking kuatnya chemistry yang menempel, pernah suatu kejadian, Fathir tengah sakit kelelahan dan harus dirawat di rumah sakit. Mendapat kabar tersebut, Raya langsung menjenguk sang 'Abah' kerumah Sakit. Ceppy F. Bachtiar.

 

(Cek & Ricek, Edisi 919, 6-12 April 2016)