Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 9

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 11

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 17

Notice: Use of undefined constant hostname - assumed 'hostname' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant username - assumed 'username' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant password - assumed 'password' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Deprecated: mysql_pconnect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant database - assumed 'database' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 4
SINEMART

Catatan Hati Seorang Istri 2 : Bram Beda dengan Ashraf

Dalam sinetron Catatan Hati Seorang Istri 2 ada tokoh Bram yang diperankan oleh Ashraf Sinclair. Bram sebenarnya seorang suami yang baik, tapi beberapa kali ia terperosok kasus perselingkuhan. Menurut Ashraf Sinclair, ia pun punya potensi seperti Bram. Tapi menurutnya, Bram beda dengan Ashraf.

Bram memarahi Bella (Dinda Kanya Dewi) yang menjelek-jelekkan Hana (Dewi Sandra) sebagai wanita yang cengeng. Bella langsung naik pitam mengancam akan membongkar hubungan gelapnya dengan Bram.

Dalam sinetron Catatan Hati seorang Istri 2 Bram digambarkan sebagai pria yang baik. Tapi dalam perjalanan rumah tangganya, Bram beberapa kali berselingkuh dengan wanita lain. Bram juga terkesan emosional dalam menanggapi suatu masalah. Menurut Ashraf Sinclair pemeran Bram, dirinya sangat berbeda dengan gambaran tersebut.

"Yah, sebagai manusia, lelaki itu terkadang memang khilaf, tergoda dengan wanita lain. Jadi, sebenarnya sifat buruk Bram, potensinya ada juga dalam diri saya. Tapi saya tidak berselingkuh seperti Bram," ujar Ashraf di lokasi syuting sinetron Catatan Hati Seorang Istri 2 di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Selasa (28/6).

Dalam sinetron Catatan Hati Seorang Istri 2, Bram telah mengalami perkembangan karakter. la sudah dua kali gagal dalam pernikahan, yaitu dengan Hana (Dewi Sandra) dan dengan Karin (Cut Meyriska). Tapi, terkadang Bram masih tersandung kasus perselingkuhan.

"Untuk berkarakter sebagai Bram pada sinetron Catatan Hati Seorang Istri Season 2 ini, saya benar-benar harus mengembangkan kemampuan akting saya, karena Bram sudah dua kali gagal dalam pernikahannya. Untuk bisa mendalami karakter Bram, saya harus berulang-ulang mendalami skenario sinetron ini," kata Ashraf.

Untuk bisa memahami tuntutan terhadap karakter Bram, Ashraf tidak hanya membaca bagian dialognya, tapi juga keseluruhan isi skenario. "Yang penting untuk bisa berkarakter menjadi tokoh tertentu, saya harus tahu keseluruhan isi cerita. Dari situlah saya bisa mengerti posisi Bram dalam sinetron Catatan Hati Seorang Istri Season 2 ini," ujarnya.

Tertanam Kuat

Karena sudah cukup lama berperan sebagai Bram, tokoh itu kini telah tertanam dalam diri Ashraf. la sadar betul jika ada dialog dan adegan yang dinilai tidak sesuai dengan karakter Bram.

"Karena tokoh Bram sudah tertanam kuat dalam diri saya. Saya jadi bisa menyadari jika ada dialog dan adegan yang nuansanya bukan nuansa Bram. Sehingga terkadang saya berunding dengan sutradara, untuk mengganti dialog yang ada dalam skenario," katanya.

Untungnya Sutradara Maruli Ara membuka diri terhadap kritik dan saran dari para artis. "Yah, kami salirig timbal balik memberi kritik dan saran agar sinetron ini makin bagus. Saya sering juga minta saran dari sutradara jika ada adegan Bram yang tidak saya mengerti," ujar Ashraf.

Meskipun setiap hari menjalani syuting sebagai Bram, setelah selesai syuting, Ashraf akan kembali menjadi Ashraf yang sesungguhnya.

"Saya hanya butuh waktu beberapa menit untuk menjadi Bram. Tapi setelah selesai syuting, saya juga dengan mudah melepaskan karakter Bram dari diri saya. Ada artis yang selama berperan menjadi tokoh tertentu, selama berada di lokasi syuting hingga pulang ke rumah, dia tetap menjadi tokoh yang diperankannya. Tapi saya merasa tidak perlu sampai seperti itu," ujarnya.

Menurut Ashraf, artis yang terus menjiwai tokoh yang diperankannya hingga pulang ke rumah, biasanya saat membintangi film layar lebar. Budi Gunawan

 

(Cek & Ricek, Edisi 933, 13-19 Juli 2016)