Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 9

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 11

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 17

Notice: Use of undefined constant hostname - assumed 'hostname' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant username - assumed 'username' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant password - assumed 'password' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Deprecated: mysql_pconnect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant database - assumed 'database' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 4
SINEMART

Citra Kirana : Si Chubby Yang Sedang Belajar Diet

 

Saat namanya disebut sebagai pemenang Aktris Terbaik Panasonic Gobel Award 2013, ia hanya terdiam terpaku. ia tak percaya bisa mengalahkan aktris lain yang menjadi nominasi di kategori itu.

Allhamdulillah, saya bersyukur sekali, akhirnya mendapat penghargaan ini. Akhirnya, apa yang saya kerjakan selama ini mendapat perhatian dan apresiasi dari masyarakat Indonesia. Jujur, saya tidak pernah berpikir akan membawa pulang piala ini. Karena aku tahu, saingannya itu banyak sekali, di mana kemampuan mereka di dunia akting tidak diragukan lagi. Menjadi nominasi saja menjadi kebahagiaan tersendiri buat saya, apalagi menjadi pemenang," ungkap Citra, tersenyum bahagia.

PERJUANGAN ENAM TAHUN

Tidak mudah berkarier di dunia entertain. Setidaknya, itu yang dialami Ciki - nama panggilan Citra Kirana -. Sejak tahun 2007, ia  mencoba berkarier di dunia entertain. Tidak sedikit pengorbanan yang dilakukannya.

"Biasa, harus casting sana-sini untuk mendapatkan peran. Nah, waktu itu saya masih tinggal di Bandung. Jadi, perjuangannya sebatas perjalanan Jakarta-Bandung untuk casting. Setelah casting, pulang lagi ke Bandung naik travel karena pagi harinya harus sekolah. Yah, itu saja sih perjuangan saya, banyak menghabiskan waktu di jalan. Dan, semua itu terbayarkan saat ini," kata gadis kelahiran Bogor, Jawa Barat.

Jika ada waktu kosong, Ciki mengaku ia sering flash back ke masa lalu, di saat dirinya masih harus berjuang dalam mendapatkan sebuah peran.

"Ya, saya sering ditolak. Kalimat 'Maaf, kamu tidak lolos casting', sudah menjadi kalimat biasa yang saya dengar. Ada satu kejadian di mana saya mendapat tawaran iklan, tapi tidak jadi karena ketika hari ‘H' mereka telepon saya dan mengatakan syutingnya di-cancel. Sedih sih, tapi mau bagaimana lagi? Jadikan semua itu pengalaman berharga untuk perjalanan hidup saya" tutur wanita kelahiran 23 April 1994 ini.

Penolakan itu tidak membuat Ciki menyerah.

"Sempat drop sih, tapi dukungan keluarga membuat saya bertahan dan bangkit. Sedih, tapi tidak membuat saya menyerah dan putus harapan untuk berkarier di entertain. Selalu ingat pesan Mama yang mengatakan jika menginginkan sesuatu, jangan pernah menyerah untuk mendapatkannya. Berjuang terus, dan yakinlah jika suatu hari nanti akan mendapatkan hasil dari pengorbanan tersebut. Itulah yang saya lakukan, di mana saat ini sudah mulai menikmati hasil dari apa yang saya lakukan enam tahun lalu," kata Ciki, menghela napas.

KELUARGA BARU

Enam tahun ini banyak suka-duka yang dialami Ciki.

"Sukanya itu lebih kepada bertemu banyak orang dan mempunyai keluarga baru. Di lokasi syuting, banyak hal yang saya dapatkan, misalkan bagaimana caranya bersosialisasi dengan orang baru, bagaimana membangun sebuah chemistry dengan lawan main, bagaimana mempertahankan hubungan pertemanan dan pekerjaan agar berjalan baik. Kalau dukanya sih lebih sebatas waktu yang saya miliki saat ini. Karena syuting setiap hari, saya jarang memiliki waktu kosong untuk keluarga dan teman-teman," ungkap Ciki, tersenyum.

la mengatakan jika dirinya bukan orang yang menargetkan sesuatu.

"Jalani saja apa yang ada. Untuk pekerjaan, saya ingin semua ini berjalan stabil, tidak naik atau turun," katanya.

Walau begitu, ia ingin membahagiakan orang-orang di sekitarnya.

"Tidak dengan materi saja, tapi dengan kehadiran saya yang bisa membuat mereka tersenyum dan bahagia, itu lebih menyenangkan. Kalau orang lain sayang dengan kita, kita pasti akan sayang dengan orang tersebut," kata bungsu dari empat bersaudara ini.

Lalu, sudah puas dengan apa yang didapat hingga saat ini?

"Sekarang sih masih belajar, banyak yang mau saya kerjakan. Ditanya puas atau tidak, tentu saja saya belum puas dengan apa yang didapatkan. Tapi, saya harus selalu bersyukur dengan semua yang dimiliki saat ini, di mana rasa syukur itu membuat saya tidak menjadi orang sombong atau lupa diri," papar Ciki.

JIKA SI 'PEMAKAN SEGALA' LANGGAR ATURAN

Ciki mengatakan jika sebenarnya ia ingin menjadi pramugari.

"Saya mau jadi pramugari karena ingin jalan-jalan gratis. Tapi sekarang sudah tidak tertarik lagi. Yah, itu sekadar angan-angan waktu kecil saja kok, hehehe...," Ciki tertawa.

Tidak menyesal nih?

"Tidak. Saya percaya jika segala sesuatunya sudah direncanakan Allah," jawab Ciki.

Tidak selamanya akan berada di dunia entertain, itulah kenapa Ciki sudah mulai memikirkan untuk terjun ke dunia bisnis.

"Maunya sih di bidang kuliner, karena bagaimanapun juga orang butuh makan. Saya memang tidak bisa masak, tapi mau belajar masak kok, hanya saja belum ada waktunya," kata wanita yang makanan favoritnya soto dan fettucini.

"Sebenarnya, saya ini pemakan segalanya Iho. Tidak susah kok, apa saja makanan yang ada di meja makan, pasti saya makan, hehehe.... Lihat nih pipi saya, sekarang jadi chubby. Kalau melihat penampilan saya di TV, suka stres sendiri karena berat badannya naik. Sekarang, berat badan saya 58 kg, sedang mencoba untuk diet. Diet hanya di mulut karena niat diet tapi tidak dilaksanakan. Hehehe.... Tapi sekarang, saya makan-makanan sehat untuk siang dan malam hari. Jadi, untuk makan siang dan makan malam, ada yang mengirim makanan sehat. Tapi suka bosan juga sih. Kalau sudah bosan, tentu saja dilanggar. Jadi misalnya sudah makan makanan sehat itu, tapi masih lapar dan kebetulan ada makanan yang menggiurkan, otomatis saya langsung makan makanan itu hehehe...," kata Ciki yang juga hobi yoga.

SI JOMBLO YANG PEMALU

Lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dibanding teman-teman, Ciki mengaku anak rumahan.

"Orang yang tidak kenal siapa saya sebenarnya akan beranggapan kalau Ciki itu orangnya jutek. Aslinya sih tidak, karena saya baik hati hehehe.... Sebenarnya, saya ini anak pemalu, tidak percaya diri kalau mengobrol dengan orang baru. Tapi kalau pemalu terus, kapan bisa maju? Itulah kenapa sedikit demi sedikit, saya mencoba hilangkan rasa malu itu," kata Ciki.

Bagaimana dengan me time?

"Pulang ke Bandung, kumpul dengan keponakan. Kebetulan saya baru mendapat keponakan kembar, jadi selalu pulang ke Bandung kalau ada libur. Saya bukan orang yang menghabiskan me time di salon. Kalaupun ke salon, sekadar creambath atau manicure dan pedicure, itu pun tidak ada jadwal pasti. Kalau lagi mau, baru ke salon," ucap Ciki.

Jadi, kamu itu orangnya moody-an ya?

"Tidak, saya bukan orang yang moody, selalu happy. Kalau moody itu tidak enak. Namanya bete, pasti ada, namanya juga manusia, itu hal yang normal. Tapi, masih dalam batas normal kok. Yang ada, saya suka kesal sendiri dengan orang yang moody, males aja hehehe...," tutur Ciki.

Ditanya siapa kekasihnya saat ini, Ciki menjawab, "Sekarang saya lagi jomblo. Sudah dua bulan. Kalau ditanya alasan putus, rahasia dong hehehe.... Yang jelas, sekarang saya lagi jomblo. Jalanin saja apa yang ada. Tidak mencari, tidak juga menutup diri. Kalau misalnya suatu hari nanti saya bertemu pria yang sesuai dengan kriteria, kenapa tidak? Kalau jodoh sih tidak lari ke mana kok. Kriteria kekasih saya simpel kok, yang penting baik, soleh, pengertian, sayang sama saya dan keluarga saya."

 

(Wanita Indonesia, Edisi 1212, 6-12 April 2013)