Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 9

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 11

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 17

Notice: Use of undefined constant hostname - assumed 'hostname' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant username - assumed 'username' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant password - assumed 'password' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Deprecated: mysql_pconnect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant database - assumed 'database' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 4
SINEMART

Samuel Zylgwyn : Menaikan Berat Badan Demi Peran Gumara

Menjadi aktor langganan sinetron drama selama bertahun-tahun, Samuel Zylgwyn Heckenbuker (26) tidak mengalami kesulitan melakoni Gumara di sinetron 7 Manusia Harimau (7 MH). Mue, panggilannya, mampu membuktikan kualitas aktingnya kepada banyak orang. Tak heran, berkat totalitasnya, kiprah Mue yang sempat tenggelam kembali terangkat berkat lakon Gumara.

Mengenakan sweter berwarna abu-abu, siang itu di Buperta, Cibubur. Mue terlihat duduk santai di tikar bersama pelakon 7MH lainnya Sembari menunggu giliran pengambilan gambar, ia melayani wawancara dengan Bintang. Tidak sedikit pun kesan sombong ditampakkan Mue walau namanya kini tengah naik daun. Obrolan berlangsung santai: Sambil melahap rati gandum di tangannya, ia menceritakan keterlibatannya di 7MH yang hingga saat ini masih betah bercokol di tiga besar rating dan share hasil survei AGB Nielsen.

"Aku mau menerima peran ini karena ceritanya legend (diangkat dari novel karya Motinggo Boesje). True story juga. Memang ada (manusia harimau) katanya. Selain (bergenre) drama, ada fighting juga. Ini termasuk baru. Apalagi menceritakan daerah Sumatera.'" buka anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Fredd Rudolf Heckenbuker dan Alice Genevieve. Berbeda dari sinetron-sinetron sebelumnya yang mengandalkan dialog, di 7MH Mue tak cuma dituntut menghafalkan dialog dan menghayati karakternya, tetapi juga harus bisa melakukan adegan fighting.

Beruntung, SinemArt menyediakan pelatih ilmu bela diri di lokasi syuting. Sehingga pendukung sinetron Bintang, Anugerah, Yusra dan Yumna, Kutunggu Kau di Pasar Minggu, Berkah, dan Kanza 2 ini bisa berlatih terlebih dulu di lokasi syuting sebelum melakukan adegan fighting. "Kesulitan (adegan) fighting terasa di awal saya. Sekarang sih enggak terlalu susah lagi. Apalagi sudah belajar (fighting)'.' kata Mue. Mengaku kerap melakukan adegan fighting tanpa pemeran pengganti (stuntman). Mue beruntung tidak mengalami cedera serius.

"Cuma keseleo, doang. Enggak ada yang parah, karena semua dilakukan dengan hati-hati. Lagi pula enggak semua (adegan) fighting aku lakukan sendiri. Enggak terlalu berisiko, kok karena hanya adegan tendang pukul. Musuh yang aku hadapi fighter juga. Mereka mengerti cara fighting." terang cowok tampan yang berulang tahun setiap 22 Juli. Menjadi salah satu elemen penting dalam kesuksesan 7MH, Mue tidak besar kepala. Kesuksesan 7MH menurutnya andil semua pihak.

"Ini pekerjaan tim. Sebagai pemain, aku melakukan yang terbaik sesuai dengan skenario. Tentu sambil berdoa, semoga selalu diberikan rating 1," kata Mue. Berharap 7MH bisa sampai beratus-ratus episode, bahkan beribu-ribu episode, Mue mengaku tidak kecewa apabila rating dan share 7MH mengalami penurunan. Enggak sampai drop. Yang terpengaruh sebenarnya orang kantor (SinemArt). Sebenarnya sampai sejauh ini pun kami enggak menyangka." Mue menyatakan. Menyiasati agar aktingnya tidak monoton, Mue sering melakukan improvisasi, baik saat melakukan dialog dan fighting. "Di luar semua itu, jalan ceritanya sendiri sudah bagus sih," sebut Mue.

Lebih pilih berlian ketimbang batu akik

Delapan bulan syuting 7MH, pergi pagi pulang tengah malam, berat badan Mue naik 4 kilogram, la mengatakan selama syuting di Buperta, Cibubur, dirinya memang banyak makan. "lya, nih makan melulu. Awalnya kan kurus banget. Tapi karena tuntutan peran badan harus berisi, aku makan melulu." kata Mue. Agar bobotnya bertambah, Mue banyak mengonsumsi makanan yang mengandung banyak protein. Tidak ada pantangan, makanan apa pun ia santap. "Daging, ayam, ikan, hajar saja, karena semuanya mengandung protein, Pantangannya enggak boleh lapar, he he he," seloroh Mue terkekeh.

Dampak berat badan naik, selain lebih mudah capek, pipi Mue terlihat lebih berisi. "Pipi kelihatan tembem, tapi mau diapain lagi Rezeki, nikmati saja." aku pendukung film Ekskul dan Hantu jeruk Purut. Hal lain yang membuat berat badan Mue naik karena ia mulai jarang berolahraga. "Enggak bisa pergi ke gym. Syuting mulai pagi, pulang malam. Kalau ada waktu luang atau libur lebih baik aku pakai buat istirahat. Selesai (7MH) ini dulu baru bisa olahraga." kata Mue menolak melakukan diet dengan alasan khawatir jatuh sakit.

Melihat Mue memakai cincin batu akik jenis bacan warna putih dan biru, Bintang tergelitik menanyakan. "Koleksi cincin batu akik?" tanya Bintang. "Ini sebenarnya dikasih," Mue menjawab sambil menunjukkan cincin batu akik yang melingkar di jari manis tangan kanan dan kiri. Tidak seperti kebanyakan artis yang rela merogoh kocek hingga ratusan juta untuk membeli cincin batu akik. Mue sama sekali tak mengeluarkan uang sepeser pun. Menurut Mue. ia memakai cincin batu akik bukan untuk gaya-gayaan. melainkan untuk kebutuhan syuting.

"Ada puluhan batu akik (yang Mue punya) dan itu dikasih semua Ada yang dari kru, ada yang dari sutradara, ada yang dari penggemar. Seminggu aku dikasih dua. Karena (dipakai) buat properti syuting, semua batu aku simpan di (basecamp artis) di lokasi syuting. Sehari-hari aku enggak pernah pakai. Cuma karena lagi tren saja aku pakai. Bukan karena aku suka batu akik," ungkap Mue. Mengoleksi puluhan cincin batu akik, Mue tidak berminat untuk berbisnis, apalagi berinvestasi batu akik la hanya mengikuti tren batu akik yang belakangan semakin mewabah.

"(Cuma sebatas) suka doang, enggak pengin sampai beli. Enggak pengin berbisnis juga. namanya barang dikasih masa dijual, sih. Sayanglah. Lebih baik dijaga saja," bilang kekasih Franda ini. la lebih memilih berinvestasi berlian, emas, pertambangan, dan perkebunan. Lebih menguntungkan, katanya. "Aku lebih suka beli berlian. Selain buat investasi, juga untuk dipakai ke acara-acara pernikahan. Itu juga kalau ingat. Seringnya enggak ingat, jadi enggak pernah pakai, he he he." kata Mue terkekeh.

Mengoleksi empat jenis berlian-dua di antaranya dibeli dari teman yang sedang butuh uang-Mue sempat berniat menjualnya. Apalagi berlian miliknya bersertifikat. "Niatnya mau jual lagi. tapi sampai sekarang belum terjual. Malas (menawarkan ke orang lain). Ya udah diamkan saja, di rumah enggak diapa-apakan." Mue beralasan. Berlian bukan satu-satunya koleksi Mue. la pun mengoleksi jam tangan mewah yang harganya mencapai puluhan juta. Di antaranya bermerek Rolex dan Panerai. Ada empat jam tangan. semuanya aku beli. Masih masuk akal kalau (harga jam tangan) mahal. Kalau batu akik sampai puluhan juta, enggak (masuk akal)," beri tahu Mue.

 

(Bintang Indonesia, Edisi 1251, II Juni 2015)