Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 9

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 11

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 17

Notice: Use of undefined constant hostname - assumed 'hostname' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant username - assumed 'username' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant password - assumed 'password' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Deprecated: mysql_pconnect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant database - assumed 'database' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 4
SINEMART

Sandra Dewi : Dituntut Ekstra Sabar, Dapat Julukan Ibu Bidadari

Hampir dua tahun Sandra Dewi terlibat dalam sinetron anak-anak. Setelah produksi Putri Bidadari rampung, langsung berlanjut Tangan-Tangan Mungil yang masih syuting hingga saat ini. Itu membuatnya lebih mengenal dan dekat dengan dunia anak-anak.

SAAT ini, Sandra Dewi yang genap 30 tahun pada 8 Agustus lalu, tengah terlibat sinetron stripping berjudul Tangan-Tangan Mungil. Lawan mainnya, kebanyakan anak-anak. Itu menjadi pengalaman baru dan menyenangkan baginya.

"Sejak dulu aku memang suka dengancanak-anak. Tetapi kalau terjun langsung atau setiap hari beraktivitas bareng, baru kali ini, karena aku memang syuting dengan anak-anak. Setiap hari, Senin sampai Minggu selalu bareng sama mereka," kata-nya di sela syuting sinetron itu di Studio Persari, Jakarta Selatan, kemarin (23/8).

Menurutnya, tidak mudah berada satu lokasi syuting dengan anak-anak. Sebab, perempuan asal Pangkal Pinang, Bangka Belitung itu harus ekstra sabar menghadapi mereka. Mood anak-anak, kata Sandra, sulit ditebak, bisa berubah-ubah kapan saja.

Butuh waktu baginya untuk beradaptasi dengan Qheyla Valendro, Hadijah Shahab, Aqeela Calista, Suhel Fahmi, dan aktor cilik lainnya yang terlibat dalam sinetron produksi SinemArt tersebut.

Saat awal-awal produksi berjalan, Sandra mengaku sempat lepas kendali karena tidak tahan menghadapi kenakalan mereka di lokasi syuting. "Waktu tahun pertama memang nggak gampang. Aku orangnya nggak suka marah, tapi sekali ngomong, tegas. Bisa bikin mereka nangis," ungkapnya lalu tertawa.

Tangan-Tangan Mungil merupakan sine­tron anak-anak kedua yang dibintanginya. Sebelumnya, anak sulung pasangan Andreas Gunawan Basri dan Chatarina Erliani itu memerankan sosok puteri bernama Angelina dalam Putri Bidadari.

Keterlibatannya dalam sinetron tersebut membuatnya semakin mengenal dunia anak-anak. "Putri Bidadari sudah setahun yang lalu (selesai syuting), langsung berla­njut dengan sinetron ini. Dan aku mulai terbiasa dengan aktivitas mereka," tuturnya.

Dalam Tangan-Tangan Mungil, Sandra berperan sebagai ibu dari Qheyla Valendro yang menjadi Killa. Meski be-lum menikah dan punya anak, pemilik nama lengkap Monica Nicholle Sandra Dewi Gunawan Basri itu mengaku tidak mengalami kesulitan berarti selama sy­uting berlangsung.

Sandra menambahkan, saking dekatnya dengan Qheyla cs, dirinya mendapat julu­kan Ibu Bidadari. Baginya sangat meny­enangkan bisa bersama-sama dengan mereka di lokasi syuting, karena banyak hal yang dipelajarinya tentang anak-anak.

"Aku jadi tahu anak-anak ini dari kecil banget. Pertama kenal itu, mereka masih umur tiga tahunan. Nah, sekarang sudah umur 5 atau 6 tahun. Sekarang saja aku dipanggil Ibu Bidadari sama mereka," terangnya yang juga beradu akting dengan Roy Marten dan Izur Mochtar dalam sinetron tersebut.

 

(INDOPOS, 24 Agustus 2013)