Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 9

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 11

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 17

Notice: Use of undefined constant hostname - assumed 'hostname' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant username - assumed 'username' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant password - assumed 'password' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Deprecated: mysql_pconnect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant database - assumed 'database' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 4
SINEMART

Serunya Hubungan Naysilla dan Ibunya

Bintang sinetron terbaru Kita Nikah Yuk (KNY), Naysila Mirdad, tengah berbahagia. Pasalnya, kini ia beradu akting dengan sang ibu dalam sinetron tersebut. la tak canggung bermain bersama dengan perempuan yang melahirkannya itu. Chemistry yang sudah terjalin sejak kecil membuat adegan demi adegan berjalan lancar dan mudah.

Sabtu (13/9) siang, kami menjelangi lokasi syuting KNY di Studio Persari, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Seorang kru yang mengenakan baju berwarna abu-abu bertuliskan KNY! di dadanya memberitahu kepada kami bahwa Naysila sedang syuting di sebuah rumah mewah. Kami langsung berjalan menuju rumah yang dimaksud.

Waktu menunjukkan pukul 16.00 WIB. Kami menunggu Nay, demikian panggilan akrab putri Lidya Kandou dan Jamal Mirdad ini, di halaman rumah mewah itu. Kami duduk bersama para kru. Setelah 2 Jam berlalu, barulah Nay muncul. Namun, kami tak segera bisa mengajaknya berbincang-bincang karena ia masih harus menyelesaikan scene terakhir. Kami pun kembali menunggu di teras.

Waktu terus berlalu. Matahari sudah terbenam. Hari mulai gelap. Saat itulah Nay menemui kami. la tersenyum ramah. "Maaf, sudah menunggu lama," katanya sambil tersenyum hangat, "Apa yang mau ditanyakan?"

Hari itu, pemilik nama lengkap Naysila Nafulany Mirdad ini tidak memiliki waktu banyak. Karena itulah, ia langsung bercerita tentang perannya dalam sinetron terbarunya itu. "Aku di sini berperan sebagai Mawar, sosok perempuan yang mandiri dan sayang sama keluarga. Terus pekerja keras dan cukup ambisius juga. Mawar itu sebenarnya ingin banget menikah. Akan tetapi, dia masih galau-galaunya dan masih mikirin ini-itu. Nah, begitu juga dipasangin sama Wasit yang punya kegalauan yang sama," ungkapnya.

Kesulitan Nay dalam memerankan sosok Mawar terlihat pada proses pembentukan karakter. la mengaku kesulitan dalam memerankannya. Pasalnya, selama ini, ia lebih sering main dalam sinetron drama. KNY yang notabene drama komedi membuatnya harus beradaptasi. "Kesulitan, tuh, kayaknya di awal aja karena pembentukan karakter yang baru. Setelah dijatanin, sih, gak begitu susah. Karakter yang sebelumnya biasanya aku yang kekanak-kanakan dan yang drama banget. Kalau di sini, drama komedi. Jadi, aku mainnya lebih rileks dan lebih santai. Aku biasanya main drama, sekarang main di drama komedi yang jauh lebih ringan. Kadang-kadang aku masih kebawa. 'Aduh, Nay, masih terlalu drama, nih. Yang biasa aja, ya'," terangnya.

Obrolan kami terhenti sejenak. Nay meminta izin kepada kami untuk berbicara kepada sopirnya. Entah apa yang mereka bicarakan. Setelah itu, ia kembali untuk melanjutkan ceritanya.

Selama bermain dalam sinetron, katanya, ia berusaha untuk benar-benar mendalami karakter yang diperankannya. la akan menanggalkan karakternya dan mengenakan karakter tokoh yang diperankannya. "Kalau karakter asli, aku gak tahu. Biasanya yang nilai, kan, orang. Kalau ke karakter asli, aku bingung juga. Cuma kalau aku berakting, biasanya aku mengesampingkan diri aku. Terus cari karakter mana yang paling nyaman. Udah. Jalanin aja. Aku selalu mengesampingkan karakter diri aku sendiri. Nah, mungkin orang menilai, 'Ini, kok, kayak Nay, ya?'," sambungnya.

Sering Di-preview Ibunya

Dalam sinetron ini, Nay beradu akting dengan ibunya, Lydia Kandou. la memang diminta oleh sang produser untuk bermain bersama ibunya. "Senanglah. Kemarin Bapak produsernya bilang, 'Nay, kamu kalau di sini main sama Mama, pasti bagus banget. Gak perlu bangun chemistry lagi.' Aku akhirnya mengiyakan. Kayaknya seru main sama Mama," ungkapnya.

Selama beradu akting bersama, Nay kerap meminta masukan dari ibunya. Dan memang tak jarang ibunya mengomentari aktingnya. "Pastinya sharing lagi sama Mama kalau Mama lagi gak syuting atau aku gak syuting. Nah, Mama suka preview lagi akting aku. Terus sering dikasih masukan sama Mama. Aku terbuka banget sama Mama. Aku sering cerita sama Mama apa aja," ceritanya.

Ketika disinggung tentang perannya yang dipaksa menikah oleh orang tua, Nay pun salah tingkah. la sesekali terlihat bingung dan malu. Pipinya merah merona. "Aduh, apa, ya? Yang pasti, orang tua selalu nanyain ke anak. 'Nay, gimana, nih? Kapan ada rencana mau nikah?' Apalagi tante-tante juga sudah heboh di.rumah. Lihat nanti aja. Didoain aja dulu," katanya.

Ketika kami bertanya apakah ia telah memiliki pasangan atau belum, lagi-lagi pipinya memerah. la tersipu malu. "Ada. Bukan dari artis, kok. Tapi ada aja," jawabnya.

Kami berusaha mencari tahu siapa lelaki yang kini mendapatkan cintanya itu, tapi ia enggan berkomentar banyak, la lalu berjalan menuju mobil mobilnya, Toyota Vellfire putih, dan pergi meninggalkan studio.

 

(GENIE, Edisi 4, 25 September - 1 Oktober 2014)