Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 9

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 11

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 17

Notice: Use of undefined constant hostname - assumed 'hostname' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant username - assumed 'username' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant password - assumed 'password' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Deprecated: mysql_pconnect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant database - assumed 'database' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 4
SINEMART

Dialog Audisi Assalammualaikum Beijing (RIDWAN)

DIALOG RIDWAN :

1. Ext. Teras rumah - malam

Ridwan duduk di teras rumahnya sambil menelpon Asma.

RIDWAN

... Asma... Kamu tahu sendiri kan gimana sifatnya Sekar? Jadi please...pleasee... kali ini aku bener-bener mohon sama kamu. Tolong cukup dan jangan pernah lagi kamu cerita soal legenda Ashima ataupun drama-drama lainnya sama Sekar.. Kamu bisa kan ngerti posisi aku kan, Asma?? Aku gak mau Sekar jadi terlalu over dalam menyelesaikan masalah kami..

Ridwan terlihat puas dengan jawaban Asma.. Dia menutup telfonnya..

RIDWAN

"Sabar"...sepertinya hanya itu senjata yang paling ampuh yang kita miliki sebagai suami.

(menghela nafas)

Aku sampai sekarang masih juga heran dengan sikap istriku di rumah. Kemarin baik-baik, sekarang mendadak malah curigaan cemburu tanpa alasan jelas...

Saat itu Ridwan melihat Sekar sudah keluar rumah membawa koper..

RIDWAN

Sekar, kamu mau kemana bawa koper gitu??? tunggu jangan emosi dulu. Mas bisa jelasin semua, ini hanya salah paham. tolong.. Jangan tinggalin mas...

Sekar tetap pergi..

RIDWAN

Sekarrr!! Tungguuu...

Ridwan menatap kepergian istrinya itu dengan sedih...

CUT TO: