Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 9

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 11

Notice: Undefined index: lang in /home/t42271/public_html/includes/lang.php on line 17

Notice: Use of undefined constant hostname - assumed 'hostname' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant username - assumed 'username' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant password - assumed 'password' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Deprecated: mysql_pconnect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 3

Notice: Use of undefined constant database - assumed 'database' in /home/t42271/public_html/includes/connect.php on line 4
SINEMART

Risty Tagor - Rifky Balwell : Susahnya Akting Berdua

Bermain dalam satu sinetron justru membuat pasangan suami-istri Risty Tagor dan Rifky Balweel kesulitan mengontrol aktingnya. Mengapa?

Risty Tagor(25) dan Rifky Balweel (28) beberapa kali dipasangkan dalam satu produksi sinetron. Salah satu sinetron yang saat ini sedang tayang di televisi adalah Anak-Anak Manusia.

Di sinetron produksi Sinemart itu, Risty dan Rifky berperan sebagai suami-istri. Meski itu bukan kali pertama, Risty dan Rifky mengaku kesulitan akting berdua. "Kalau syuting sendiri itu bisa kontrol diri. Tapi kalau berdua agak susah,"ucap Rifky saat ditemui Nyata dalam sebuah acara, belum lama ini.

Diungkapkan ayah dari Arsen Raffa Balweel itu, kesulitan dirasakan bila dirinya harus beradegan sedang marahan dengan Risty. Padahal mereka sedang tidak ada masalah. "Susah kalau adegan harus marahan, padahal kami lagi baik-baik. Jadinya ketawa mulu," ungkap Rifky.

Sebaliknya, tambah Risty, kesulitan juga dirasakan bila mereka sedang berantem, tapi di adegan syuting mengharus-kannya bermesraan.

"Kami kan perannya selalu sebagai suami-istri. Jadi ada marah-marahan, juga mesra-mesraan. Nah susahnya kalau yang kami alami di dunia nyata justru berbeda dengan yang harusnya kami akting, "cerita wanita yang kini juga seorang desainer itu.

Meski mengaku kesulitan, ta­pi keduanya kompak menjawab berusaha selalu profesional bila dihadapkan pada posisi seperti itu. Keduanya juga senang bisa syuting bersama, sehingga frekuensi pertemuan menjadi lebih sering. "Tapi kami berusaha tetap profesional. Kalau lagi kerja, urusan pribadi sebisa mungkin dilupakan dahulu," imbuh Risty.

Membagi Waktu

Karena harus syuting bersa­ma, pasangan yang sudah menikah selama empat tahun itu mengaku kesulitan mengatur waktu bersama anak. Mereka terpaksa harus menitipkan anak kepada orangtua.

"Nggak enaknya kalau syu­ting berdua itu harus ninggalin anak, dan enggak bisa gantian, karena jadwalnya sama. Makanya, selama kami syuting, Arsen kami titipin kepada orang-tua," ujar sepupu Inez Tagor itu.

Karena sering meninggalkan anak, Risty dan Rifky sering diprotes oleh anak semata wayangnya.

"Arsen tuh pintar banget. Sekarang usianya sudah tiga tahun. Sudah bisa prates. Kalau misalnya kami seharian syuting, besoknya dia minta kami nggak syuting dan nemenin dia aja," beber Risty.

Kalau sudah begitu, Risty dan suami berusaha memberi pengertian kepada Arsen bahwa orangtuanya harus bekerja. Namun, Risty dan Rifky selalu berusaha menyediakan waktu di akhir pekan hanya untuk buah hatinya.

Bahkan bila scene-nya sedang tidak padat, mereka membawa Arsen ke lokasi syu­ting. "Ya, sebisa mungkin kami beri pengertian ke Arsen kalau mama dan papanya harus be­kerja," kata Risty yang selalu memerhatikan tumbuh kembang putranya di tengah kesibukannya.

Arsen Dilirik Produser

Risty dan Rifky bersyukur tumbuh kembang putranya sangat bagus. Bahkan, Arsen terlihat lucu dan ganteng dengan kulitnya yang putih bersih.

Kelebihan itu membuat bocah mungil itu menjadi incaran beberapa rumah produksi. Bahkan, tidak sedikit yang su­dah menawari Arsen untuk men­jadi bintang iklan dan sinetron.

Namun, untuk saat ini Risty dan Rifky sepakat Arsen tidak terjun ke dunia hiburan dulu.

"Sudah banyak yang meminta Arsen untuk syuting iklan dan sinetron, tapi jangan dulu, deh," tegas Risty. Sebagai orangtua, pasangan itu berprinsip tugas mencari uang adalah tanggung jawab orangtua, bukan anak.

Meski begitu, Risty tidak akan menghalangi bila putranya kelak ingin jadi artis seperti orang­tuanya. "Nanti kalau dia sudah kuliah. Sekarang dia masih kecil, biarlah Arsen menikmati masa kecilnya dengan indah,"ujar Risty seraya tersenyum.

Rumah tangga Risty dan Rif­ky sangat jauh dari kabar mi­ring. Keduanya memang me-ngaku tidak pernah terlibat da-lam pertengkaran hebat. Seba-liknya, yang ada justru saling dukung satu sama lain.

"Rifky selalu mendukung apa pun yang aku lakukan, terutama untuk urusan membantu dan support untuk mencari kebaha-giaan di dunia dan akhirat," kata Risty sambil melirik suaminya.

Risty mengaku beruntung memiliki suami sekaligus kepala rumah tangga yang bisa mem-bimbingnya.

Sebaliknya, Rifky juga memuji istrinya yang bisa membagi waktu antara menjadi ibu dan artis.

"Risty istri yang baik. Dia tahu kewajibannya sebagai istri dan tanggungjawabnya sebagai ibu. la sangat peduli terhadap per-kembangan putra kami, meski sangat sibuk,"puji Rifky.

 

(NYATA, Edisi 2250, III Agustus 2014)